BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Jakarta Biennale 2024 - ECPv6.15.20//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Jakarta Biennale 2024
X-ORIGINAL-URL:https://jakartabiennale.id
X-WR-CALDESC:Events for Jakarta Biennale 2024
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Krasnoyarsk
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:+07
DTSTART:20230101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T033000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T173000
DTSTAMP:20260525T122913
CREATED:20240930T171618Z
LAST-MODIFIED:20241004T032802Z
UID:6122-1728012600-1728063000@jakartabiennale.id
SUMMARY:Artists Talk: Baku Konek
DESCRIPTION:Baku Konek adalah program residensi perupa Indonesia yang diselenggarakan oleh ruangrupa dan Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan (PTLK) melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Bidang Seni Budaya. Program ini memilih 23 seniman untuk terlibat berkarya bersama 11 kolaborator di 10 provinsi di Indonesia. \nArtis talk ini merupakan ruang berbagi cerita tentang proses pengkaryaan para seniman Baku Konek yang terlibat dalam Jakarta Biennale 2024. \nSesi artis talk ini menghadirkan: Faida Rachma (Wirobrajan\, Yogyakarta)\, M. Nur Fauzi (Aceh Besar\, Aceh)\, Nani Nurhayati (Majalengka\, Jawa Barat)\, Lembana Artgroecosystem (Sumenep\, JAwa Timur)\, Gulung Tukar (Tulungagung\, Jawa Tengah) \nWaktu: Jumat\, 4 Oktober 2024\, Pukul 15.30 – 17.30 WIB\nLokasi: Galeri Emiria Soenassa \n*Gratis & terbuka untuk umum
URL:https://jakartabiennale.id/event/artists-talk-baku-konek-2/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.8\, Cikini\, Kec. Menteng\, Kota Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330\, Jakarta\, Jakarta\, 10330\, Indonesia
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://jakartabiennale.id/wp-content/uploads/2024/10/Artists-Talk-Baku-Konek.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T153000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T173000
DTSTAMP:20260525T122913
CREATED:20240930T171526Z
LAST-MODIFIED:20241004T020140Z
UID:6120-1728055800-1728063000@jakartabiennale.id
SUMMARY:Discussion Jakarta Biennale 2024's Forum
DESCRIPTION:Forum: Majelis Jakarta\, Topography of the Mirror Cities\, Baku Konek \nThis forum serves as a space to bring together the entities collaborating in the Jakarta Biennale 2024. In this forum\, they will share knowledge about artistic practices\, modes of creation\, and strategies for public engagement\, starting from the creation process. It also functions as a space for interconnection\, opening up possibilities for new collaborative connections. \nTime: Friday\, October 4\, 2024\, 3:30 PM – 5:30 PM WIB\nLocation: Salihara Arts Center \n*Invitation only
URL:https://jakartabiennale.id/event/discussion-jakarta-biennale-2024s-forum-2/
LOCATION:Komunitas Salihara\, Jl.Salihara No.16\, Pasar Minggu\, Jakarta\, Indonesia 12520\, Jakarta\, Jakarta\, Indonesia
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://jakartabiennale.id/wp-content/uploads/2024/10/461835780_18469170277005453_8219501059187759049_n.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T190000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T200000
DTSTAMP:20260525T122913
CREATED:20241004T033457Z
LAST-MODIFIED:20241004T035610Z
UID:6369-1728068400-1728072000@jakartabiennale.id
SUMMARY:Performance Lecture Baku Konek
DESCRIPTION:Performance Lecture Baku Konek \n Widi Asari (Bandung\, Jawa Barat) \nWidi Asari (Bandung) menelusuri cerita tentang kain tenun Maumere. Penelusuran itu kemudian menghantarnya pada cerita-cerita personal tentang ‘kain mama’\, didikan mama terhadap anak-ana laki-laki di Maumere\, hingga cerita-cerita kolektif tentang nilai kain dalam budaya\, kota\, serta tegangan antara laku perawatan yang dilakukan mama-mama penenun dengan kerja profesional yang erat hubungannya dengan pasar. Dalam residensi Baku Konek\, Widi mempelajari dan mengembangkan motif berdasar pada ingatan teman-teman KAHE tentang didikan mama di masa kecil. Motif-motif itu dirajut menjadi kain\, berkolaborasi dengan Mama Lin\, penenun dari Watublapi. Bersama Dixxxie\, Widi mendokumentasikan Jata Kapa nyanyian yang menyimpan pengetahuan tentang tata cara bertenun dalam beberapa bentuk musik.  \nMotif yang diciptakan Widi juga diperlihatkan kepada penenun atau penjual kain di pasar-pasar. Ini adalah bagian dari eksperimentasi sosial kecil untuk mengukur cara warga melihat bagaimana motif-motif bertumbuh. Ada tegangan antara cara pandang dan bersikap terhadap tradisi tenun yang sakral dengan perspektif yang lebih terbuka bahwa tenun adalah bagian dari kebudayaan yang selalu bergerak dinamis. \nSeluruh proses riset awal (preliminary research) yang dilakukan Widi akan dijadikan sebuah film dokumenter yang dikerjakan bersama dengan Bernard Lazar. \nPlace: Galeri Emiria Soenassa\, Lokasi Karya Seniman
URL:https://jakartabiennale.id/event/performance-lecture-baku-konek/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.8\, Cikini\, Kec. Menteng\, Kota Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330\, Jakarta\, Jakarta\, 10330\, Indonesia
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://jakartabiennale.id/wp-content/uploads/2024/10/Performance-Lecture-Baku-Konek-1.jpg
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T190000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T210000
DTSTAMP:20260525T122913
CREATED:20240930T171755Z
LAST-MODIFIED:20240930T171755Z
UID:6124-1728068400-1728075600@jakartabiennale.id
SUMMARY:Workshop Topography of the Mirror City
DESCRIPTION:Workshop Topography of the Mirror City\nPlace: Komunitas Salihara
URL:https://jakartabiennale.id/event/workshop-topography-of-the-mirror-city/
LOCATION:Komunitas Salihara\, Jl.Salihara No.16\, Pasar Minggu\, Jakarta\, Indonesia 12520\, Jakarta\, Jakarta\, Indonesia
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T193000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20241004T200000
DTSTAMP:20260525T122913
CREATED:20241004T013321Z
LAST-MODIFIED:20241004T035537Z
UID:6359-1728070200-1728072000@jakartabiennale.id
SUMMARY:Performance Tari Piring
DESCRIPTION:Performance Tari Piring \nAnisa Nabilla Khairo (Padang\, Sumatra Barat) \nTari Cikaramat merupakan ekspresi dari keterhubungan antara tradisi\, alam\, dan rasa syukur yang diwujudkan melalui medium anyaman bambu. Berakar dari pengalaman hidup selama lima minggu bersama masyarakat Kampung Cikaramat\, karya ini menggali tradisi anyaman sebagai simbol kehidupan sehari-hari\, identitas budaya\, dan keabadian manusia dengan alam. Menghadapi kenyataan bahwa tari tradisional tidak hadir di kampung ini\, piring yang tadinya direncanakan sebagai fokus karya berkembang menjadi elemen yang lebih simbolis melalui anyaman bambu\, benda-benda yang menghidupi keseharian masyarakat sekitar. Mengangkat inspirasi dari tari piring Minangkabau yang awalnya dimaksudkan sebagai simbol rasa syukur atas panen\, karya ini bergeser setelah penelitian di Kampung Cikaramat. Karya ini bertujuan untuk menjadikan anyaman sebagai simbol yang lebih besar dari sekadar benda sehari-hari. Anyaman bambu tidak hanya digunakan sebagai properti\, tetapi juga menjadi bagian dari narasi yang lebih luas tentang kehidupan\, tradisi\, dan hubungan manusia dengan alam. Melalui performance art ini\, penonton diajak untuk merasakan dan merefleksikan nilai-nilai yang terkandung dalam proses anyaman dan bagaimana benda-benda tersebut mencerminkan ritme hidup\, keterhubungan sosial\, dan siklus panen. \nPlace: Galeri S. Sudjojono
URL:https://jakartabiennale.id/event/performance-tari-piring/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.8\, Cikini\, Kec. Menteng\, Kota Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330\, Jakarta\, Jakarta\, 10330\, Indonesia
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://jakartabiennale.id/wp-content/uploads/2024/10/Baku-Konek-Tari-Piring.jpg
END:VEVENT
END:VCALENDAR