BEEK (Balai Edukasi dan Ekosistem Kuningan) merupakan platform seni, budaya, dan ekosistem kreatif yang menaungi berbagai lembaga, komunitas, dan unit usaha di Kabupaten Kuningan. Di dalamnya terdapat Yayasan Tulisan dan Gambar (TUDGAM), Yayasan Kuningan Biennale Indonesia, Aduide, Musik Kisum, Sekolah Baik, serta empat unit usaha yang menjadi bagian dari fondasi keberlanjutan ekosistemnya.
Sebagai ruang lintas disiplin, BEEK mengembangkan sistem dukungan bagi komunitas dan individu di bidang kreatif melalui kolaborasi, riset, pendidikan, produksi, dan kewirausahaan kreatif. Berbasis di Gedung Graha Wangi, BEEK menghadirkan ruang yang terbuka, inklusif, dan kolaboratif bagi pelaku seni, budaya, pendidikan, anak muda, dan industri kreatif di Kabupaten Kuningan.
______________
BEEK (Balai Edukasi dan Ekosistem Kuningan) is an arts, cultural, and creative ecosystem platform that brings together various institutions, communities, and business units in Kuningan Regency. It encompasses Yayasan Tulisan dan Gambar (TUDGAM), Yayasan Kuningan Biennale Indonesia, Aduide, Musik Kisum, Sekolah Baik, as well as four business units that form part of the foundation for the sustainability of its ecosystem.
As an interdisciplinary space, BEEK develops a support system for creative communities and individuals through collaboration, research, education, production, and creative entrepreneurship. Based at Gedung Graha Wangi, BEEK provides an open, inclusive, and collaborative space for practitioners in the arts, culture, education, as well as young people and the creative industry in Kuningan Regency.