Batas tidak selalu hadir sebagai garis di peta. Ia juga dapat muncul di antara pulau, bahasa, masyarakat, dan identitas yang dibentuk oleh sejarah. The Archipelago adalah kolektif yang membangun hubungan lintas batas sekaligus membayangkan kembali peta yang membagi dunia ke dalam wilayah-wilayah yang rapi dan perbatasan yang tetap.
Dalam praktiknya, The Archipelago berpihak pada masyarakat yang telah dan terus mengalami kekerasan eksploitatif akibat kolonisasi dan genosida. Kerja mereka menjadi upaya untuk melihat kembali batas-batas yang dibentuk oleh sejarah, sekaligus membangun hubungan melampaui batas tersebut.
________________
Borders do not always exist as lines on a map. They can also emerge between islands, languages, peoples, and identities shaped by history. The Archipelago is a collective that builds relationships across borders while reimagining maps that divide the world into tidy demarcations and fixed frontiers.
In its practice, The Archipelago stands with peoples who have been and continue to be subjected to the extractive violence of colonisation and genocide. Its work seeks to reconsider the borders shaped by history while building relationships across them.