Poster dapat menyimpan sejarah dengan cara yang berbeda dari buku atau arsip resmi. Ia membawa jejak dari orang-orang yang membuat, menyimpan, dan menyebarkannya dari satu tempat ke tempat lain. Dalam Visit Palestine Poster Project, poster-poster tentang Palestina yang dibuat sejak 1970-an menjadi bagian dari upaya untuk merawat ingatan tentang sejarah, perjuangan, dan solidaritas terhadap Palestina.
Proyek ini dimulai secara spontan di Koenji, Tokyo, pada Juni 2021 oleh Matsumoto Hajime (Shirotonouran), Sacco (Uptown Records), dan Andhika Faisal (SUBstore), sebelum kemudian berkeliling dari satu negara ke negara lain. Di Indonesia, Herry Sutresna menjadi organizer bersama Andhika Faisal sebagai Japan organizer. Melalui pameran ini, poster-poster yang telah dibuat dan dipelihara oleh individu-individu pendukung Palestina kembali dipertemukan dengan publik, membawa sejarah yang tersimpan di dalamnya ke ruang dan waktu yang baru.
__________________
Posters can preserve history in ways that differ from books or official archives. They carry traces of the people who created, kept, and circulated them from one place to another. In the Visit Palestine Poster Project, posters about Palestine made since the 1970s form part of an effort to preserve the memory of Palestine’s history, struggle, and solidarity with its people.
The project began spontaneously in Koenji, Tokyo, in June 2021, initiated by Matsumoto Hajime (Shirotonouran), Sacco (Uptown Records), and Andhika Faisal (SUBstore), before traveling from one country to another. In Indonesia, Herry Sutresna serves as the organizer, alongside Andhika Faisal as the Japan organizer. Through this exhibition, posters created and preserved by individuals in support of Palestine are brought together with the public once again, carrying the histories embedded within them into new spaces and times.