Sejak didirikan di Jakarta pada 2013, Artery Performa mengembangkan praktik yang mempertemukan seni pertunjukan dengan praktik sosial. Kelompok yang kini berbasis di Bekasi ini menelusuri hubungan antara manusia, lingkungan, sejarah, dan ruang hidup, sembari merawat ingatan publik atas persoalan sosial, lingkungan hidup, dan kemanusiaan.
Sejak 2021, Artery Performa memusatkan perhatian pada lingkungan TPST Bantargebang. Perjumpaan dengan warga, pemulung, pengepul, penyortir, komunitas, pejabat setempat, dan pengelola sampah kemudian menjadi bagian dari kerja mereka, termasuk melalui penyelenggaraan Festival Bantargebang 2025. Artery Performa adalah salah satu kelompok seni yang akan hadir dalam Jakarta Biennale 2026: KEBAL.
__________________
Since its founding in Jakarta in 2013, Artery Performa has developed a practice that brings together performance art and social practice. Now based in Bekasi, the group explores the relationships between people, the environment, history, and the spaces they inhabit, while caring for public memory around social, environmental, and humanitarian issues.
Since 2021, Artery Performa has focused its attention on the environment of the Bantargebang Integrated Waste Management Facility (TPST Bantargebang). Through encounters with local residents, waste pickers, waste collectors, sorters, communities, local government officials, and waste managers, these experiences have become part of their practice, including through the organization of Festival Bantargebang 2025. Artery Performa is one of the art groups taking part in Jakarta Biennale 2026: KEBAL.