Sejak 2016, Arifa Safura mengembangkan kerja seni yang berkelindan dengan advokasi dan aktivisme. Arsip, sejarah, kisah lisan, suara, lukisan, dan instalasi menjadi medium untuk menelusuri figur dan narasi yang ia angkat dalam praktiknya.
Pada 2020, Arifa mendirikan Forum Perempuan Berbicara untuk membongkar mitos inferioritas perempuan dan memperjuangkan kesetaraan. Kerja ini juga mencakup kampanye antikekerasan, serta upaya mencari keadilan, pemenuhan hak, dan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM. Arifa Safura adalah salah satu seniman yang akan hadir dalam Jakarta Biennale 2026: KEBAL.
_________________
Since 2016, Arifa Safura has developed an artistic practice intertwined with advocacy and activism. Archives, history, oral histories, sound, painting, and installation serve as mediums through which she explores the figures and narratives she brings into her practice.
In 2020, Arifa founded Forum Perempuan Berbicara to challenge myths of women’s inferiority and advocate for gender equality. The initiative also focuses on campaigning against violence, as well as seeking justice, the fulfillment of rights, and recovery for victims of human rights violations. Arifa Safura is one of the artists who will take part in Jakarta Biennale 2026: KEBAL.